Kamu pasti punya satu teman yang hobi banget datang telat. Janjian jam 10, baru nongol jam 11 — itu pun sambil bilang, “Maaf ya, macet.” Padahal kamu tahu, dia baru berangkat waktu kamu udah sampai tempat. Rasanya nyebelin, kan?
Saking seringnya, kamu jadi mikir: ini orang gak punya jam, atau emang udah bakat? Nah, sebelum emosi keburu naik, yuk pelajari cara menghadapi teman yang suka datang terlambat saat janjian dengan gaya yang santai tapi tetap tegas. Biar kamu gak stres, dan dia gak terus-terusan ngulang kebiasaan itu.
1. Pahami Dulu, Kenapa Dia Sering Telat
Sebelum kamu langsung labelin temanmu “si raja telat”, coba pahami dulu penyebabnya. Orang telat itu gak selalu karena gak peduli, kadang mereka emang gak sadar efeknya ke orang lain.
Beberapa alasan umum kenapa orang suka telat:
- Gak bisa manajemen waktu dengan baik.
- Terlalu santai dan merasa waktu bisa “diatur nanti”.
- Punya kebiasaan menunda-nunda (procrastination).
- Gak tahu cara memperkirakan jarak dan waktu perjalanan.
Memahami alasannya bikin kamu bisa milih cara terbaik buat menegur tanpa bikin hubungan tegang.
2. Jangan Langsung Marah di Depan Umum
Kamu boleh kesel, tapi jangan melampiaskan di depan banyak orang. Marah-marah di tempat umum cuma bikin suasana awkward dan bisa bikin temanmu defensif.
Lebih baik tunggu momen yang tenang, lalu bilang dengan nada santai tapi tegas:
“Aku ngerti kamu sibuk, tapi kalau sering telat kayak gini, jadinya susah nyesuain waktu bareng.”
Kalimat kayak gini tetap menunjukkan kamu kecewa, tapi dengan cara yang dewasa dan elegan.
3. Gunakan “Strategi Waktu Palsu”
Kalau kamu udah tahu temanmu punya reputasi datang telat, ya udah, kamu yang adaptasi dikit. Kasih jadwal palsu lebih awal.
Misalnya:
- Janjian aslinya jam 10, bilang ke dia jam 9.30.
- Kalau nongkrong rame-rame, sepakat bareng teman lain buat kasih waktu maju khusus buat “si telat.”
Strategi ini sederhana tapi efektif banget. Kadang biar adil, kita harus lebih pintar ngatur mereka yang gak bisa ngatur diri sendiri.
4. Jangan Beri Perlakuan Istimewa
Salah satu alasan kenapa orang terus datang terlambat saat janjian adalah karena mereka gak pernah dapet konsekuensi. Kamu tetap nungguin, tetap ramah, dan ujung-ujungnya gak ada efek apa-apa.
Mulai sekarang, kasih sinyal bahwa waktu kamu juga berharga:
- Kalau udah kelewat waktu lebih dari 15–20 menit, lanjut aja tanpa nunggu.
- Kalau kalian makan bareng, pesen dulu aja tanpa dia.
- Jangan kasih reaksi “gak apa-apa kok” tiap kali dia telat.
Bukan dendam, tapi pelajaran. Kadang cara terbaik bikin orang berubah adalah dengan ngasih dia “rasa rugi”.
5. Tegur dengan Humor Ringan
Kalau kamu gak enak ngomong serius, kamu bisa tegur dengan gaya bercanda. Humor bisa jadi senjata ampuh buat nyindir tanpa bikin baper.
Contohnya:
- “Wah, kayaknya jam kamu beda dimensi sama jam dunia, deh.”
- “Hebat sih, kamu selalu datang di jam fleksibel internasional.”
- “Next time aku bawa alarm buat kamu, biar akurat.”
Teguran halus kayak gini bisa bikin mereka mikir, tanpa bikin suasana jadi tegang.
6. Jangan Terlalu Menoleransi Kebiasaan Itu
Satu hal penting: kebiasaan telat itu bisa jadi budaya kalau terus ditolerir. Kalau kamu selalu sabar dan pura-pura gak apa-apa, dia bakal mikir telat itu normal.
Bikin batas tegas:
“Aku tunggu sampai jam 10.15 ya. Kalau belum datang, aku lanjut dulu.”
Kalimat kayak gini sederhana tapi tegas. Gak nyolot, tapi menunjukkan kamu punya prinsip.
7. Kasih Reminder Sebelum Janjian
Kadang orang telat bukan karena niat, tapi karena lupa. Kamu bisa bantu dengan kasih reminder kecil beberapa jam sebelumnya.
Misalnya:
- “Bro, jangan lupa ya, jam 10 kita udah mulai.”
- “Inget loh, kali ini jangan bikin aku jadi patung di tempat, haha.”
Simple, lucu, tapi tetap nyentil. Reminder kayak gini bisa bantu dia lebih aware sama waktu.
8. Pilih Tempat Janjian yang Strategis
Kalau teman kamu dikenal “susah bangun” atau “rumahnya jauh”, pilih lokasi yang lebih dekat atau fleksibel. Jangan bikin rencana yang terlalu ketat waktunya.
Trik ini bisa mengurangi peluang dia telat karena alasan “macet” atau “belum siap”. Kadang solusi terbaik bukan cuma negur, tapi juga ngatur ulang situasi biar lebih realistis.
9. Jangan Ikut-ikutan Jadi Telat
Saking keselnya, kamu mungkin pernah mikir, “Yaudah, nanti aku juga telat aja.” Tapi hati-hati — kalau kamu ikut-ikutan, akhirnya gak ada yang belajar disiplin.
Justru tunjukin kamu bisa konsisten:
- Datang tepat waktu biar jadi contoh.
- Tunjukkan bahwa kamu menghargai waktu, baik milikmu maupun orang lain.
Konsistensi kamu bisa jadi tamparan halus buat mereka yang masih santai soal waktu.
10. Bahas Secara Jujur dan Dewasa
Kalau teman kamu termasuk dekat dan kebiasaannya mulai ganggu, lebih baik bahas langsung empat mata. Jangan lewat chat panjang, tapi ngobrol langsung dengan nada tenang.
Kamu bisa bilang:
“Aku gak masalah kamu sibuk, tapi tiap kali kamu telat, rasanya gak dihargain aja. Aku cuma pengen kita sama-sama belajar disiplin.”
Obrolan jujur kayak gini kadang lebih berdampak daripada sindiran halus yang gak selesai-selesai.
11. Hargai Waktu Kamu Sendiri
Kalau kamu terus-menerus nunggu orang lain, berarti kamu gak menghargai waktumu sendiri. Waktu yang terbuang itu gak bakal balik. Jadi, mulai sekarang:
- Gunakan waktu nunggu buat hal berguna (baca, kerja, atau santai produktif).
- Jangan biarin mood kamu rusak cuma karena ulah orang lain.
- Jadikan setiap detik berarti, meski tanpa mereka.
Teman boleh sering telat, tapi kamu tetap punya kendali atas waktumu sendiri.
12. Tentukan Batas Kesabaran
Setiap orang punya batas. Kalau temanmu tetap datang terlambat saat janjian meski udah sering diingatkan, kamu berhak buat bilang cukup.
Misalnya:
- “Kayaknya aku mending gak janjian dulu kalau kamu belum bisa tepat waktu.”
- “Gak apa-apa sih kalau kamu sibuk, tapi aku pengen jaga komitmen waktu aja.”
Biar mereka tahu, kesabaran kamu bukan tak terbatas.
13. Ubah Pola Janjian
Kalau kamu udah bosan ngatur waktu tapi tetap telat juga, ubah sistemnya. Misalnya:
- Janjian virtual dulu, bukan langsung ketemu.
- Gunakan jadwal fleksibel tanpa harus nunggu semua orang datang.
- Buat kesepakatan grup kalau yang telat harus “bayar harga” (misal, traktir kopi).
Sedikit perubahan sistem bisa bikin mereka lebih disiplin — apalagi kalau ada konsekuensi lucu tapi ngena.
14. Tetap Santai, Tapi Tegas
Intinya, kamu gak perlu jadi marah-marah tiap kali teman telat. Tapi kamu juga gak boleh selalu diam dan nunggu. Jadi, sikap idealnya adalah santai tapi punya batas tegas.
Kamu bisa tetap asik bergaul, tapi mereka juga tahu kamu bukan orang yang bisa disepelekan.
15. Jadikan Teladan Buat Lingkungan Kamu
Kalau kamu dikenal sebagai orang yang tepat waktu, energi itu menular. Orang lain bakal lebih menghargai waktunya juga. Bahkan teman yang paling sering telat pun, lama-lama bakal sungkan kalau kamu konsisten.
Disiplin itu bukan soal kaku, tapi soal tanggung jawab — dan itu hal yang keren buat ditiru.
FAQ: Tips Menghadapi Teman yang Suka Datang Terlambat Saat Janjian
1. Kenapa banyak orang suka datang telat?
Biasanya karena kurang disiplin waktu, kebiasaan menunda, atau merasa orang lain bisa menyesuaikan diri dengannya.
2. Apakah wajar menegur teman yang sering telat?
Wajar banget. Justru itu bentuk kepedulian dan rasa hormat terhadap waktu kamu sendiri.
3. Gimana kalau dia tersinggung pas ditegur?
Bilang dengan nada ringan. Jelaskan kamu gak marah, cuma pengen semua lebih menghargai waktu.
4. Apakah kasih waktu palsu termasuk manipulatif?
Enggak juga, kalau tujuannya biar acara lancar. Anggap aja itu strategi manajemen waktu sosial.
5. Gimana kalau teman tetap gak berubah meski udah sering diingatkan?
Kurangi janjian bareng atau ubah sistemnya. Jangan biarin orang yang gak disiplin ngerusak jadwal kamu.
6. Apakah kebiasaan datang tepat waktu bisa dilatih?
Bisa banget. Dimulai dari hal kecil seperti bangun lebih pagi, berangkat lebih awal, dan menghitung waktu perjalanan secara realistis.
Kesimpulan
Menghadapi teman yang suka datang terlambat saat janjian emang butuh kesabaran ekstra. Tapi kamu bisa tetap tenang dan elegan kalau tahu caranya. Tegas bukan berarti galak, dan sabar bukan berarti pasrah.